Implementasi Metode Case-Method dan Team-Based Project dengan Pendekatan STEM dan Computational Thinking
DITDAYAx
Free
Modul “Penerapan Metode Case-Method dan Team-Based Project dengan Pendekatan STEAM dan Computational Thinking” ini dirancang untuk membekali dosen dari berbagai disiplin ilmu dengan wawasan dan keterampilan dalam merancang pembelajaran yang kolaboratif, kontekstual, dan berorientasi pada pemecahan masalah nyata. Melalui perpaduan pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) dan Computational Thinking, modul ini mengajak peserta untuk memahami bagaimana integrasi antardisiplin dapat menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, analitis, dan reflektif pada mahasiswa. Pendekatan ini menjadi landasan untuk membangun kelas yang tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk bereksplorasi, berinovasi, dan mencipta solusi atas persoalan di dunia nyata. Modul ini terbagi menjadi lima babak pembelajaran yang tersusun secara progresif.
Babak pertama membahas konsep dasar pendekatan STEAM serta strategi integrasinya dalam pembelajaran di perguruan tinggi, menekankan pada pentingnya konektivitas antardisiplin ilmu.
Babak kedua memperkenalkan konsep dan praktik Computational Thinking yang dapat diterapkan dalam berbagai bidang, membantu dosen memahami empat elemen utamanya—decomposition, pattern recognition, abstraction, dan algorithmic thinking—serta bagaimana menggunakannya untuk membangun penalaran sistematis mahasiswa.
Babak ketiga membahas tentang metode Case-Method yang berisi tentang prinsip-prinsip utama dalam menerapkan metode ini serta jenis-jenis kasus yang dapat dimanfaatkan dalam metode ini, serta penjelasan tentang bagaimana metode ini dapat diimplementasikan dengan pendekatan STEAM atau CT
Babak keempat membahas tentang metode Team-Based Project yang berisi penjelasan prinsip utama dalam menerapkan metode TBP serta membahas peran kolaborasi dan tipenya dalam metode ini yang diakhiri dengan analisis penginterasian metode TBP dengan pendekatan STEAM atau CT.
Babak kelima merupakan puncak kegiatan, di mana peserta merancang model pembelajaran berbasis Case-Method dan Team-Based Project dengan mengintegrasikan prinsip STEAM dan CT secara aplikatif dan kreatif dalam konteks pengajaran masing-masing.
Secara keseluruhan, modul ini dirancang untuk dapat diselesaikan selama 6 jam dengan rincian Babak 1 hingga Babak 4 dapat diselesaikan dalam waktu 60 menit, sedangkan Babak 5 dan evaluasi akhir dapat diselesaikan dalam kurun waktu 120 menit. Waktu optimal yang disarankan adalah 2 jam per minggu sehingga dapat selesai dalam 3 minggu. Penilaian ada pada tiap akhir babak dan setelah Bapak/Ibu menyelesaikan kelima babak akan ada evaluasi akhir. Bapak/Ibu dapat lulus dan mendapatkan sertifikat jika mendapatkan skor nilai total minimal 60 yang merupakan akumulasi dari evaluasi babak 1 hingga babak 5 dan Evaluasi akhir. Adapun syarat khusus untuk mengikuti modul ini adalah Bapak/Ibu dosen telah mengikuti program PEKERTI sehingga memahami dasar-dasar teori pembelajaran khususnya tentang metode dan pendekatan pembelajaran.
Tim Pengembang

Dr. Farida Nurhasanah, M.Pd.
Ketua Prodi Pendidikan Matematika FKIP UNS
Email: [email protected]

Prof. Dr. Sri Marmoah, B.Ed., M.Ed.
Fasilitator PEKERTI-AA
Kaprodi S2 PGSD FKIP, UNS
Email: [email protected]

Prof. Dr. Sarwanto, M.Si.
Ketua Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan UNS
Fasilitator PEKERTI-AA
Email: [email protected]

Mulyadi, S.Sn., M.Ds.
Fasilitator PEKERTI-AA
Email: [email protected]