Introduction
Selamat datang di course Strategi Pengembangan Perguruan Tinggi menggunakan Canvas Business Model (CBM). Course ini diselenggarakan oleh ICE Institute dan Universitas Brawijaya sebagai bagian dari Pelatihan Applied Approach (AA).
Course ini dirancang untuk membantu dosen memahami dan menerapkan Canvas Business Model (CBM) sebagai alat strategis dalam pengembangan dan pengelolaan institusi pendidikan tinggi.
Setelah menyelesaikan modul ini, peserta diharapkan mampu:
Menganalisis strategi institusi berdasarkan sembilan blok CBM dalam konteks perguruan tinggi;
Mengevaluasi model bisnis dan strategi eksisting (As-Is);
Merancang model bisnis dan strategi baru (To-Be) yang adaptif dan berkelanjutan;
Menyusun roadmap transisi serta indikator kinerja utama (KPI) berbasis CBM.
Modul ini dirancang sebagai self-paced learning dengan estimasi waktu belajar ± 5 jam dalam durasi 2 minggu. Modul ini diharapkan menjadi fondasi penting bagi dosen dalam meningkatkan peran strategisnya pada manajemen dan pengembangan perguruan tinggi.
Penyusun Modul

Ir. Ishardita Pambudi Tama, S.T., M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., CPS.
Email: [email protected]
Beliau adalah akademisi dan praktisi di bidang Teknik Industri dari Universitas Brawijaya, dengan pengalaman lebih dari dua dekade dalam pengajaran, riset, manajemen pendidikan tinggi, serta pengembangan strategi institusional.
Saat ini beliau mengemban amanah sebagai Direktur Direktorat Inovasi dan Pengembangan Pendidikan (DIPP) Universitas Brawijaya, yang berfokus pada transformasi digital pembelajaran melalui microcredentials, MOOC, case-based learning, pengembangan kurikulum OBE, serta sertifikasi kompetensi.
Sebagai Associate Professor di bidang Supply Chain Strategy, beliau juga aktif sebagai peneliti, konsultan, dan pembicara nasional, dengan fokus pada pengembangan kurikulum, inovasi pembelajaran, manajemen strategi, serta penerapan Artificial Intelligence (AI) dalam riset dan pendidikan.

Nila Firdausi Nuzula, S.Sos., M.Si., Ph.D.
Email: [email protected]
Beliau adalah dosen dan peneliti di Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya, dengan kepakaran di bidang ilmu sosial, manajemen, dan pengembangan organisasi.
Dengan pengalaman panjang dalam pengajaran, riset, dan pengabdian kepada masyarakat, serta saat ini mengemban amanah sebagai Staf Ahli Wakil Rektor Bidang Akademik, beliau juga aktif terlibat dalam pengembangan kebijakan pendidikan, peningkatan kualitas tata kelola perguruan tinggi, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan akademik.
Dedikasi akademiknya berfokus pada penguatan nilai, etika, dan keberlanjutan dalam praktik manajemen modern, khususnya di sektor pendidikan tinggi, melalui berbagai publikasi ilmiah dan kolaborasi nasional maupun internasional.

Mohammad Nur, S.T.P., M.T., Ph.D.
Email: [email protected]
Beliau adalah dosen dan peneliti di Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya, dengan keahlian di bidang teknologi pangan, rekayasa proses, dan pengembangan sistem produksi pertanian modern.
Aktivitas riset beliau berfokus pada peningkatan efisiensi proses, inovasi teknologi pertanian, serta penerapan prinsip keberlanjutan dalam industri agro.
Saat ini beliau mengemban amanah sebagai Kepala Subdirektorat Pengembangan dan Aktivitas Pembelajaran (SPATP) di DIPP Universitas Brawijaya, yang mengelola LMS, MOOC, pelatihan kompetensi dosen, serta memfasilitasi inovasi dalam aktivitas dan teknologi pembelajaran.
Prerequisites
Sebelum memulai modul ini, peserta diharapkan memiliki kemampuan dasar sebagai berikut :
Pengetahuan Dasar
Memahami konsep umum manajemen strategis di perguruan tinggi;
Familiar dengan konsep Tridharma Perguruan Tinggi dan struktur organisasi kampus;
Mengenal permasalahan umum pengelolaan institusi pendidikan tinggi (misalnya: penurunan peminat, kebutuhan kemitraan, dan sistem layanan akademik).
Kemampuan Teknis
Mampu membaca dan memahami diagram atau framework manajemen (misalnya: CBM/BMC, KPI, dan roadmap);
Memiliki literasi digital yang memadai untuk mengikuti pembelajaran daring.
Target Peserta
Dosen peserta Applied Approach (AA) yang ingin meningkatkan kapasitas perancangan dan pengambilan keputusan strategis.
Course Structure
Course ini disusun secara sistematis dan bertahap untuk membantu peserta membangun pemahaman konseptual sekaligus kemampuan aplikatif dalam pengembangan strategi perguruan tinggi berbasis Canvas Business Model (CBM).
Secara individual, course ini terbagi menjadi :
- INTRODUCTION dengan durasi belajar 30 menit
BABAK 1 : KONSEP DASAR CBM SEBAGAI STRATEGI PERGURUAN TINGGI dengan durasi belajar 60 menit
BABAK 2 : ANALISIS MODEL BISNIS PERGURUAN TINGGI EKSISTING (AS-IS) dengan durasi belajar 60 menit - BABAK 3 : STRATEGI INOVASI DAN PERANCANGAN CBM BARU (TO-BE) dengan durasi belajar 60 menit
- BABAK 4 : IMPLEMENTASI, KOLABORASI, DAN MONITORING KINERJA dengan durasi belajar 60 menit
PENUTUP dengan durasi belajar 30 menit
Assessment dan Output Pembelajaran
Assessment dirancang untuk memastikan ketercapaian capaian pembelajaran modul melalui Latihan dan Quiz yang bersifat aplikatif sesuai dengan materi pembelajaran.
Assessment terdiri atas :
- Pre-test, dengan bobot 10%
Quiz Babak 1, dengan bobot 20% - Quiz Babak 2, dengan bobot 20%
- Quiz Babak 3, dengan bobot 20%
- Quiz Babak 4, dengan bobot 20%
- Post-test, dengan bobot 10%
Frequently Asked Questions (FAQs)
1. Apakah modul ini hanya untuk dosen yang mengampu mata kuliah manajemen?
Tidak. Modul ini ditujukan bagi seluruh dosen peserta Applied Approach (AA) dari berbagai bidang keilmuan. CBM digunakan sebagai alat strategis lintas disiplin.
2. Apa perbedaan CBM dengan Business Model Canvas (BMC)?
Pada dasarnya sama. CBM merupakan adaptasi BMC untuk konteks perguruan tinggi dengan struktur sembilan blok sesuai kerangka Osterwalder & Pigneur.
3. Apakah saya harus membuat CBM untuk institusi sebagai tugas?
Ya. Peserta diarahkan untuk menyusun As-Is dan To-Be CBM sebagai bagian inti capaian pembelajaran.
4. Apakah modul ini membahas implementasi?
Ya. Modul mencakup strategi implementasi, kolaborasi, serta monitoring kinerja melalui roadmap dan KPI.
5. Berapa lama waktu yang diperlukan?
Modul dirancang sebagai self-paced learning selama 2 minggu dengan estimasi total waktu belajar ± 5 jam.
6. Apakah harus memiliki latar belakang manajemen?
Tidak. Materi disajikan secara sederhana, aplikatif, dan kontekstual sehingga dapat diikuti oleh peserta dari berbagai disiplin keilmuan.